Kemaduh, Baron – Dalam upaya mendukung kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kemaduh, masyarakat desa bersama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNISKA (Universitas Islam Kadiri) menggelar sosialisasi mengenai pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Acara yang digelar pada hari Senin (20/08/2024) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan fasilitas yang diperlukan agar pelaku UMKM di Desa Kemaduh dapat memanfaatkan teknologi dan administrasi secara optimal untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan profesionalisme usaha mereka.
Pembuatan NIB secara online melalui sistem OSS (Online Single Submission) merupakan langkah awal yang penting bagi setiap pelaku UMKM untuk mendapatkan legalitas usaha. NIB berfungsi sebagai identitas resmi bagi pelaku usaha, mempermudah akses perizinan, serta menjadi syarat penting untuk mendapatkan berbagai fasilitas dan dukungan dari pemerintah.
Mahasiswa KKN Uniska Ajeng Fara menyampaikan, "Pembuatan NIB adalah langkah awal yang sangat penting untuk meningkatkan kredibilitas UMKM di Desa Kemaduh. Dengan memiliki NIB, para pelaku usaha akan lebih mudah dalam melakukan ekspansi usaha dan mendapatkan berbagai bantuan serta akses ke pasar yang lebih luas."
Selain NIB, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) juga diperkenalkan sebagai metode pembayaran digital yang memudahkan transaksi nontunai. Dengan QRIS, pelaku UMKM di Desa Kemaduh dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi pembayaran digital hanya dengan satu kode QR standar.
Ibu Yuni pemilik usaha toko sembako di Desa Kemaduh, mengungkapkan kegembiraannya, "Dengan adanya QRIS, kami bisa mempermudah pembayaran dari pelanggan dan mempercepat proses transaksi. Ini tentunya akan membantu kami dalam meningkatkan pelayanan dan menarik lebih banyak pelanggan." Ujarnya
“Dengan adanya pembuatan NIB, QRIS, dan pembagian banner kepada pelaku UMKM di Desa Kemaduh diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan omzet”. tutupnya
Sebagai bentuk dukungan lebih lanjut, mahasiswa KKN UNISKA juga memberikan banner gratis kepada para pelaku UMKM. Banner ini bertujuan untuk mempromosikan produk dan layanan mereka secara lebih efektif dan meningkatkan visibilitas usaha di pasar lokal dan sekitarnya.