Nganjuk, PING- Kopri PC PMII Cabang Nganjuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan Pelatihan Pendidik Sebaya dan Konselor Sebaya, Kamis (21/11/2024) bertempat di Dinas PPKB Nganjuk.
Pelatihan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi. Dalam sambutannya Nafhan menjelaskan tujuan dengan diadakannya pelatihan ini untuk meningkatkan Kesehatan mental melalui konseling sebaya. “Dengan digelarnya pelatihan ini kami berharap agar peserta bisa mengikutinya secara tuntas,” tuturnya.
Menurut Nafhan, pendidik sebaya dan konselor sebaya ini harus digerakkan di sekolah-sekolah. Agar para remaja merasa nyaman dan senang jika ingin berkonsultasi, karena pendidiknya sesama remaja.
“Kita akan mengajak narasumber pendidik sebaya dan konselor sebaya untuk turun serta ke sekolah-sekolah sebagai bentuk tugas dan manfaat untuk teman-teman,” jelasnya.
Selain itu Dinas PPKB sendiri juga mempunyai program tentang pembinaan remaja yang bisa dikolaborasikan untuk meningkatkan peran serta masyarakat.
Dijelaskan, bahwa selain PMII Nganjuk, Dinas PPKB juga bekerjasama dengan Perguruan tinggi yang lain, SMP, SLTA dan dengan dinas terkait untuk menyukseskan program Bangga Kencana terutama masalah stunting.
Dalam pelatihan ini terdapat 3 materi yaitu materi pertama tentang Pusat Informasi dan Konseling Remaja Pendidik Sebaya dan Konselor (PIK-R PS dan KS) dengan narasumber Muzaki Maulana Affandi.
Disampaikan Muzaki, bahwa di Indonesia sebanyak 80% dari 15.212 permohonan dispensasi nikah di Jawa Timur, hal ini terjadi karena beberapa faktor diantaranya karena hamil diluar nikah.
“Dengan itu maka kita harus memikirkan cara bagaimana agar hal tersebut tidak terjadi. Karena nasib Indonesia ditahun 2045 tergantung dari remaja masa kini,” tuturnya.
Dijelaskan Muzaki, BKKBN mempunyai program PIK-R PS dan KS yang mana PIK-R adalah salah satu solusi untuk remaja masa kini yang didalamnya wajib terdapat pendidik sebaya dan konselor sebaya yang di kelola oleh remaja dalam rangka Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR) kegiatan lainnya.
Dan terbukti dengan PIK-R ini lebih dari 70 % remaja lebih nyaman dan senang bercerita dengan teman sebaya dibandingkan orang tua dan guru.
Materi kedua tentang Kebutuhan Gizi Remaja untuk Mencegah Stunting dan materi ketiga tentang Narkoba dan Kenakalan Remaja dan Radikalisme.
Sebagai informasi kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Ketua Umum PMII cabang Nganjuk, Ketua Kopri PC PMII Nganjuk, narasumber dan peserta Kader PMII.