Gerakan Pangan Murah, Wujud Nyata Upaya Pemkab Nganjuk Stabilkan Harga Jelang Ramadhan


 2025-02-19 |  Desa Kemaduh

NganjukPING - Dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggulirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Ramadan tahun 2025.

GPM ini wujud nyata Pemkab Nganjuk dalam memberikan kepastian kepada masyarakat terkait stok kebutuhan pangan. Adapun, giat kali ini menyasar warga yang tinggal di kawasan Dusun Balongrejo Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang, pada Selasa (18/02/2025).

Dalam keterangannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk, Yusuf Satrio Wibowo mengatakan bahwa kegiatan GPM ini merupakan upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan stakeholder lainnya dalam memberikan syok terapi kepada masyarakat terkait ketersediaan pangan di tengah melonjaknya beberapa harga komoditas pangan menjelang Ramadhan tahun 2025.

Selain itu, Yusuf Satrio Wibowo menegaskan, melalui giat ini menunjukkan komitmen pemerintah bahwa selalu hadir dan berpihak kepada masyarakat yang menjadi produsen maupun petani. Artinya, hasil produk dari mereka (petani) juga turut dipasarkan dalam GPM ini.

"Jadi produk yang ada dalam GPM ini merupakan hasil pertanian yang ada di Kabupaten Nganjuk. Selain itu juga ada perikanan dan produk minyak, yang tentunya dijual dengan harga dibawah harga pasar atau harga eceran tertinggi (HET)," terangnya.

Atas berlangsungnya giat GPM tersebut, Mantan Staf Ahli Bupati Nganjuk itu berharap masyarakat Kabupaten Nganjuk tetap tenang, aman dan nyaman dalam menjangkau harga kebutuhan pokok. Apalagi, ini menjelang Ramadhan.

"Kami (pemerintah daerah) atau tim pengendali inflasi daerah Kabupaten Nganjuk akan terus melakukan stabilisasi harga pangan. Untuk itu, diharapkan masyarakat tetap tenang dan ikut berpartisipasi melaksanakan stabilisasi harga pangan tersebut dengan memberikan informasi kepada pemerintah daerah," ajaknya.

Sementara itu, Camat Gondang turut mengapresiasi giat GPM yang diinisiasi oleh Pemprov Jatim dan dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk diwilayahnya tersebut.

Menurutnya, masyarakat diwilayahnya. Khususnya di Desa Balonggebang pun sangat antusias menyambut GPM ini. Apalagi menjelang bulan Ramadhan yang menunjukkan pergerakan harga kebutuhan pangan mulai naik. Tetapi dengan GPM ini membantu masyarakat menjangkau kebutuhan pangan itu.

"Terlihat, tadi masyarakat berbondong - bondong membeli kebutuhan pangan. Seperti minyak, beras, gula pasir hingga ikan yang tersedia di GPM ini," tandasnya.

Oleh karena itu, atas nama Pemerintahan Kecamatan Gondang dan Masyarakat Desa Balonggebang. "Kami sampaikan terima kasih banyak kepada Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Nganjuk yang telah menggelar kegiatan ini di wilayah kami. Semoga membawa keberkahan untuk kita semua," imbuhnya.

Sebagai informasi, pasokan dan harga pangan dalam GPM tersebut diantaranya ialah telur ayam Rp. 25.000,-/kg, Minyak Kita Rp. 15.700,-/botol, bawang merah Rp. 15.000,-/kg, Beras Super Mbok Tri Rp. 12.000,-/kg, Beras Super Pak No Rp. 12.000,-/kg, Beras Super Bang Jun Rp. 12.500,-/kg, Beras Super Mak Yut Rp. 13.000,-/kg, Ikan Lele Rp. 20.000,-/kg, Ikan Nila Rp. 30.000,-/kg, ikan gurami Rp. 35.000,-/kg, Minyak Rakyat 1800 ml Rp. 33.000,-/ botol dan Minyak Rakyat 900 ml Rp. 16.500,-/botol