Kediri, PING- Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Nganjuk sukses digelar di Convention Center (IKCC) Kediri, Minggu (27/4/2025). Kegiatan ini dihadiri Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, serta ratusan bidan dari 27 ranting IBI se-Kabupaten Nganjuk.
Muscab kali ini bertujuan memilih ketua dan jajaran pengurus IBI Nganjuk periode 2023–2028, dengan mengusung tema "Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti."
Dalam sambutannya, Kang Marhaen sapaan akrab bupati Nganjuk memberikan motivasi kepada seluruh bidan untuk terus berkontribusi nyata di bidang kesehatan. Ia menekankan bahwa bidan adalah pejuang kemanusiaan yang berperan penting, terutama dalam proses persalinan dan upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Nganjuk. "Hal-hal seperti ini tidak ternilai. Maka, kita apresiasi setinggi-tingginya atas jasa para bidan," ujar Kang Marhaen yang disambut tepuk tangan para peserta.
Pada Muscab tersebut, Anis Hanifah terpilih sebagai Ketua IBI Cabang Nganjuk periode 2023–2028, menggantikan S. Kundariana. Pemilihan berlangsung demokratis, tertib, dan penuh semangat sportivitas, memberikan harapan baru untuk penguatan peran IBI dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Nganjuk.
Dalam pidato perdananya, Anis Hanifah menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, mendorong profesionalisme, memperjuangkan kesejahteraan anggota, serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. "Kepercayaan ini adalah amanah besar. Saya siap membersamai perjuangan seluruh bidan Kabupaten Nganjuk untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak serta memperjuangkan kesejahteraan anggota," tegasnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, IBI Nganjuk diharapkan semakin solid dalam mendukung program-program kesehatan dan memperkuat kontribusi dalam pembangunan daerah.