Nganjuk, PING- Kabar gembira datang dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nganjuk. Sebanyak 10 calon jemaah haji (CJH) cadangan asal Nganjuk dipastikan akan menyusul ke Tanah Suci. Mereka akan tergabung bersama 8 jemaah lain yang dijadwalkan berangkat pada Minggu, 25 Mei 2025.
Dilansir dari JP Radar Nganjuk, kepastian ini disampaikan oleh Plt Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nganjuk, Sutopo, yang menjelaskan bahwa keberangkatan jemaah cadangan dimaksudkan untuk mengisi kekosongan kursi akibat berbagai sebab, seperti penundaan keberangkatan oleh jemaah utama.
“Cadangan itu, ketika sudah masuk kuota cadangan, statusnya diperlakukan sama seperti jemaah kuota tetap. Jadi begitu ada kursi kosong, mereka langsung dipanggil,” ujar Sutopo.
Ke-18 jemaah yang tergabung dalam keberangkatan Minggu mendatang telah mengikuti manasik haji pada Rabu (21/5/2025) di Kantor Kemenag Kabupaten Nganjuk. Dalam manasik tersebut, para jemaah dibekali pengetahuan tentang seluruh rangkaian perjalanan haji, mulai dari keberangkatan di bandara, pelaksanaan rukun dan wajib haji, hingga proses kepulangan ke Tanah Air.
“Berhubung waktunya mepet, kami berupaya maksimal memberikan pembekalan manasik agar para jemaah tetap memahami seluruh proses ibadah,” jelas Sutopo.
Sementara itu, hingga saat ini tercatat 616 jemaah haji asal Kabupaten Nganjuk sudah tiba di Tanah Suci. Mereka terbagi dalam beberapa kloter, yakni:
Kloter 7 sebanyak 376 jemaah
Kloter 45 sebanyak 131 jemaah
Kloter 46 sebanyak 105 jemaah
Kloter 51 sebanyak 4 jemaah
Terkait kemungkinan adanya kloter tambahan, Sutopo menyebut peluang tersebut tetap terbuka, mengingat terakhir keberangkatan ke Tanah Suci dijadwalkan pada 30 Mei 2025, sebelum puncak ibadah wukuf di Arafah pada 5 Juni.
“Masih ada waktu sekitar delapan hari. Kalau nanti ada cadangan lain yang dipanggil, kami akan segera hubungi dan siapkan keberangkatan mereka,” tutup Sutopo.
Kesiapan dan kelancaran keberangkatan para jemaah cadangan ini menjadi wujud komitmen Kemenag Nganjuk dalam memberikan pelayanan terbaik, serta memastikan setiap peluang beribadah ke Tanah Suci bisa dimaksimalkan dengan baik.