Nganjuk, PING – Dalam rangka mendukung suksesnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menggelar sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Balai Desa Ketandan, Kecamatan Lengkong, pada Jumat (23/05/2025).
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk Ny. Yuni Marhaen bersama Wakil Ketua TP PKK, Ketua DWP, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Camat Lengkong, serta para kepala desa se-Kecamatan Lengkong.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Ny. Yuni Marhaen memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Nganjuk. Menurutnya, Gemarikan menjadi strategi penting untuk memperbaiki pola konsumsi masyarakat, khususnya anak-anak.
“Program ini sejalan dengan amanat Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Di Kecamatan Lengkong sendiri, tercatat ada 38 anak yang mengalami stunting. Ini menjadi alarm bagi kita semua untuk bergerak bersama,” ungkap Ny. Yuni Marhaen.
Ia menambahkan, pada tahun 2023 angka stunting di Nganjuk mencapai 20 persen, dan ditargetkan turun menjadi 14 persen di tahun 2025.
“Dengan meningkatkan konsumsi ikan, kita bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang. Yuk, kita kampanyekan bersama: makan ikan itu sehat dan cerdas," serunya.
Sementara itu, Kepala Dinas KPP Kabupaten Nganjuk melalui Kepala Bidang Perikanan, drh. Novi Eka Fatmawati, menyampaikan bahwa program Gemarikan juga menjadi upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan.
“Konsumsi ikan bukan hanya untuk kesehatan, tapi juga berdampak pada kesejahteraan pelaku usaha perikanan. Bahkan, satu gram ikan per hari dapat membantu mengurangi gejala nyeri dan gangguan sendi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Novi Eka Fatmawati juga membeberkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 100 penerima manfaat dari tiga desa. Yakni Desa Ketandan, Bangle dan Ngringin.
"Peserta terdiri dari anak-anak terindikasi stunting, ibu hamil, ibu menyusui dan warga kategori miskin ekstrem. Mereka juga menerima paket sembako berbasis produk perikanan sebagai bentuk dukungan gizi tambahan," jelasnya.
Diakhir sambutan, Camat Lengkong, Wardoyo, juga turut mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemkab Nganjuk atas perhatian dan aksi nyata dalam memerangi stunting dan kemiskinan ekstrim.
“Alhamdulillah, masyarakat tampak sangat antusias dan bahagia mengikuti kegiatan ini. Semoga membawa manfaat besar bagi warga penerima manfaat,” pungkasnya.
Adapun, acara ditutup dengan kampanye memasak olahan ikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk.