Tingkatkan Kemampuan Literasi, Dinas Arpus Nganjuk Gelar Bimtek Literasi Informasi


 2025-06-30 |  Desa Kemaduh

Nganjuk, PING- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Arpus) Nganjuk mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Literasi bagi Guru, Pustakawan, Pegiat literasi. Ratusan peserta memadati Ruang Auditorium Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Nganjuk, yang dilaksanakan selama 2 hari pada 24 dan 25 Juni 2025, sebagai bentuk komitmen menumbuhkan literasi ditengah masyarakat.

Kepala Bidang Perpustakaan, Fitri Kusumawardani, mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Nganjuk dalam sambutanya menyampaikan, bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Nganjuk terus berbenah dari layanan, perpustakaan keliling, kesekolah-sekolah khususnya SD dan SMP, kedepan tidak menutup kemungkinan ke SMA atau SMK, tata ruang perpustakaan, juga berbagai kegaiatan salah satunya kegiatan Bimbingan teknis literasi ini yang merupakan program dari Perpustakaan Nasional RI melalui Dana Alokasi Khusus Non Fisik.

Pengetahuan dan skill sifatnya kompetitif bukan otoritatif, maka siapa saja dan usia berapapun asalkan mau belajar maka dia akan mendapatkan ilmu pengetahuan, para peserta diajak berkunjung memanfaatkan semua koleksi dan fasilitas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Nganjuk, supaya membuka cakrawala pengetahuan, mendapatkan ketrampilan sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Fitri.

Dalam Bimbingan Teknis Literasi Informasi ini menghadirkan dua narasumber. Pemateri pertama, Bambang Prakoso, dosen Ilmu Perpustakaan dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) sekaligus penulis.

Bambang mengajak peserta menelusuri jejak literasi dari masa kejayaan leluhur. “Leluhur kita memiliki tradisi literasi luar biasa yang diakui dunia. Banyak naskah kuno tersebar di berbagai negara, dan peninggalan aksara serta bahasa jumlahnya ratusan,” kata Bambang.

Dalam sesi selanjutnya, Bambang juga mengajak peserta untuk mempraktikkan teknik menulis kisah inspiratif. Ia menekankan pentingnya pembukaan yang menarik, argumen yang logis dan terstruktur, serta penutup yang berkesan. Mayoritas peserta menulis kisah inspiratif tentang sosok orang tua mereka.

Sementara itu, pemateri kedua adalah dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk. Sujono, selaku Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nganjuk, hadir sebagai pemateri hari pertama dan Hanis Ary Wibisono, Pranata Humas Ahli Muda di Dinas Kominfo Kabupaten Nganjuk, hadir sebagai pemateri di hari yang kedua. Dari Dinas Kominfo menyampaikan materi tentang pentingnya literasi digital, khususnya dalam menangkal penyebaran hoaks di media sosial.

“Masyarakat harus bijak dalam bermedia sosial. Informasi yang salah bisa berakibat fatal dan merugikan banyak pihak,” tegas Hanis. Ia juga membagikan tips untuk menghindari hoaks, seperti memverifikasi sumber informasi, membandingkan dengan sumber lain, bersikap netral, serta mengedepankan prinsip ‘saring sebelum sharing’. “Manfaatkan kanal-kanal klinik hoax ataupun cek fakta, untuk bisa kita mencari tahu kebenaran berita yang mungkin kita ragu kebenarannya,” jelasnya.

Menutup materinya, Hanis mengajak para peserta yang mayoritas merupakan guru untuk mendorong siswa-siswinya mengikuti lomba video pendek bertema penguatan literasi yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Arpus. “Lomba ini tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga bertujuan meningkatkan literasi digital siswa, dengan hadiah total puluhan juta rupiah,” ungkapnya.

Dengan kegiatan ini, Dinas Arpus Nganjuk berharap, semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk mengembangkan budaya literasi sejak dini, baik secara konvensional maupun digital.