Kirab Pusaka Buka Suroan Sedudo Fest 2025 di Desa Ngliman


 2025-07-14 |  Desa Kemaduh

Nganjuk, PING- Pemerintah Kabupaten Nganjuk secara resmi membuka rangkaian kegiatan Suroan Sedudo Fest 2025 melalui prosesi Kirab Pusaka yang digelar di Pendopo Tanjung Bokor, Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, pada Kamis, 10 Juli 2025. Prosesi ini diikuti langsung oleh Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, dan Wakil Bupati, Mas Handy, serta menjadi bagian dari tradisi Bersih Desa yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kang Marhaen mengucapkan selamat kepada warga Desa Ngliman atas terselenggaranya tradisi nyadran atau sedekah bumi. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini mengandung makna mendalam sebagai bentuk pelestarian budaya warisan leluhur, terutama di Desa Ngliman yang dikenal sebagai desa adat.

"Tradisi nyadran ini adalah simbol rasa syukur dan kebersamaan. Ini bagian dari identitas budaya yang harus terus kita rawat bersama," ujar Bupati. Ia juga menyampaikan harapannya agar masyarakat senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam hasil panen maupun rezeki.

Kirab pusaka tersebut menjadi awal dari seluruh rangkaian Suroan Sedudo Fest 2025. Kegiatan akan berlanjut dengan Jamasan Pusaka di Balai Desa Ngliman pada keesokan harinya, dan mencapai puncaknya pada Sabtu, 12 Juli 2025, dengan prosesi Siraman Sedudo di kawasan wisata Air Terjun Sedudo.

Siraman Sedudo sendiri merupakan tradisi turun-temurun yang dipercaya memiliki nilai spiritual dan kekuatan simbolik untuk membersihkan diri, baik secara lahir maupun batin. Prosesi ini selalu menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah yang ingin menyaksikan atau mengikuti ritual tersebut secara langsung.

"Kami punya mimpi besar, jika seluruh rangkaian ini dikelola dengan profesional, maka Suroan Sedudo Fest bisa menjadi ikon wisata budaya tahunan Kabupaten Nganjuk," pungkas Kang Marhaen. Ia berharap dukungan seluruh pihak untuk melestarikan budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata lokal.