NGANJUK, PING- Suasana rapat paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk pada Senin (2/9/2025) berlangsung dinamis. Agenda kali ini membahas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Pendukung Dewan atas Pidato Pengantar Bupati Nganjuk mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
Dilansir dari Javatimes, Rapat yang dipimpin unsur pimpinan DPRD tersebut dihadiri anggota dewan, jajaran eksekutif, serta tamu undangan. Dalam forum itu, masing-masing fraksi menyampaikan apresiasi sekaligus catatan strategis terhadap langkah Pemkab Nganjuk dalam menyesuaikan APBD dengan dinamika nasional, kebijakan pemerintah pusat, hingga kebutuhan prioritas daerah.
Baca Juga : Kang Marhaen Siap Tindaklanjuti 37 Rekomendasi DPRD untuk Perbaikan Nganjuk di 2025
Fraksi PKB melalui juru bicara M. Nasikul Koiri Abadi, menekankan pentingnya efisiensi belanja daerah. Ia menilai program prioritas dan unggulan tetap harus menjadi fokus utama agar pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Sementara Fraksi Demokrat lewat Doni Mahendra menyoroti adanya penyesuaian pendapatan dan belanja daerah sesuai Instruksi Presiden serta arahan Mendagri. Fraksi ini juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan sektor pendidikan, layanan kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan difabel, hingga penguatan UMKM. Selain itu, Fraksi Demokrat menegaskan perlunya pengelolaan pergeseran anggaran antar organisasi perangkat daerah agar lebih tepat sasaran.
Adapun Fraksi Gerindra, PDI Perjuangan, Hanura, NasDem, dan Golkar menyerahkan pandangan umumnya secara tertulis kepada pimpinan sidang dan Bupati Nganjuk tanpa dibacakan. Meski demikian, pada prinsipnya seluruh tujuh fraksi di DPRD Nganjuk menerima dan menyetujui Raperda Perubahan APBD 2025 untuk dibahas ke tahap selanjutnya.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi atau yang akrab disapa Kang Marhaen, mengapresiasi sikap seluruh fraksi yang telah menyampaikan masukan konstruktif.
"Saya sangat mengapresiasi penilaian objektif dari semua fraksi. Kritik, saran, maupun dukungan akan menjadi bahan evaluasi kami. Yang baik kita lanjutkan, yang kurang kita perbaiki," tegasnya.
Senada, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, menyampaikan bahwa pembahasan selanjutnya akan dilakukan melalui rapat gabungan Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna memperdalam rancangan perubahan APBD tersebut.
Dengan komitmen bersama legislatif dan eksekutif, Perubahan APBD 2025 diharapkan mampu menjawab tantangan fiskal, sekaligus memastikan program pembangunan di Kota Angin berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.