Sejarah Desa Baron



Menurut cerita nenek moyang, Desa Baron pada zaman dahulu merupakan hutan belantara. Pada suatu hari datanglah 3 (tiga) orang pengembara dari Kerajaan Mataram. Pengembara tersebut ingin membangun perkampungan atau Desa. Pada saat pengembara tersebut beristirahat, duduk santai di atas batu yang besar, keluarlah banyak binatang Laron dan beterbangan di sekitar.

Laron adalah rayap yang telah bersayap dan keluar pada saat memasuki musim hujan. Pada saat musim hujan keadaan tanah menjadi lembab daripada biasanya. Pada saat itulah Laron keluar dari tanah secara bergerombol mencari cahaya lampu untuk menghangatkan diri dan melakukan proses perkembangbiakan.

Setelah melakukan pembahasan dan musyawarah, pengembara tersebut sepakat untuk membangun perkampungan atau Desa dengan nama Baron. Nama Baron diambil dari kata Batu dan Laron yang kemudian disingkat menjadi Baron.